Wednesday, 21 March 2018

Review dan Tutorial Ombre Lipstik by Amalia Cosmetics

Assalamu'alaikum,

Kalau ngomongin perempuan, pasti ngga akan jauh-jauh dari berhias diri. Memang sudah fitrahnya seperti itu. Tapi kita sebagai muslimah, tidak bisa sembarangan memakai produk kecantikan. Alhamdulillah, trend halal lifestyle di Indonesia membawa angin segar bagi umat Islam, baik di produk makanan, properti, sampai produk kecantikan, sudah lebih concern untuk berlabel halal.


Salah satu produk kosmetik lokal asli Indonesia yang sudah berlabel halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah Amalia Cosmetics. Amalia Cosmetics ini menjamin seluruh produknya non-alcohol dan paraben free. Insya Allah, muslimah di Indonesia bisa tenang dan bisa tampil cantik tanpa takut produk yang digunakannya tidak halal.



Ngomong-ngomong, ada yang sudah pernah pakai Amalia Cosmetics? Kali ini aku punya seri terbaru dari lipstiknya yang mau aku review di postingan kali ini. FYI, Amalia Cosmetics ini memiliki 3 (tiga) Lip produk dan Two Way Cake. Lip produknya sendiri terdiri dari Amalia Matte Lip Cream, Amalia Glossy Lip Creamdan Amalia Satin Lipstick. Masing-masing memiliki 12 shades. Wow!!! Jadi pengen punya semua. Sedangkan Two Way Cake memiliki 2 shades, light beige dan natural.

Di postingan kali ini aku mau sedikit review dan kasih tutorial ombre lips, karena belakangan ini aku suka banget dengan ombre lips style.

First of all, aku mau bahas Amalia Matte Lip Cream. Lip cream ini punya tekstur yang creamy, tidak membuat bibir jadi kering karena mengandung vitamin E yang membantu menjaga kelembapan bibir dan formula warna yang intens, membuat bibir cantik lebih lama dan tampak sempurna.



Matte mengandung Mangosteen Extract sebagai antioksidan, dan vitamin E yang membantu menjaga kelembapan bibir dan formula warna yang intens, membuat bibir cantik lebih lama dan tampak sempurna.


Oia, lipcream Amalia ini juga bisa dikreasikan untuk ombre lips lho. Gradasi ombre lips memang selalu terlihat manis dan segar. Apalagi jika teknik ombre-nya tepat. Sebenarnya caranya bisa dibilang susah-susah gampang. Kamu bisa menggunakan lipstik warna terang atau nude dibagian luarnya, dan lipstik yang warnanya lebih tua untuk dibagian dalam. Tidak heran, trend ombre lips ini masih tetap populer hingga tahun 2018 ini. 

Untuk Ombre Lips sebetulnya aku lebih suka warna yg bold, bukan tipe ombre ala Korea sekarang ini. Karena kulit bagian luar bibirku agak hitam, jadi menurutku kurang cocok jika aku menggunakan gradasi warna putih ke pink. Jadi aku mau kasih tutorial ombre lips ala Fitri Aulia. Kali ini aku pilih Amalia Matte Lip Cream Marocoo Nude No. 03 untuk di bagian luarnya, kemudian ditambahkan  Amalia Glossy Lip Cream Marrakech Purple No 02 untuk di bagian dalamnya. Dan kenapa aku pilih yg glossy untuk dibagian dalamnya? Agar bibirku yang cenderung kering ini tampak lebih segar.

Mau tahu bagaimana detail pengaplikasiannya? Begini tutorialnya:
1. Pakai Amalia Matte Lip Cream Marocoo Nude No. 03 keseluruh bagian bibir.

2. Lalu pakai Amalia Glossy Lip Cream Marrakech Purple No 02 dibagian dalam bibir, hanya berupa 5 titik di bagian dalam bibir.



3. Kemudian tinggal ditepuk-tepuk dengan jari untuk tampilan yang lebih natural dan merata.

 4. Selesai :)

Gimana? Tampak terlihat segar bukan? Kalau ada yg punya pengalaman pakai Ombre Lips Style kayak gini juga boleh ya sharing di komen yaa...

Nah, buat yang penasaran mau coba ombre look kayak aku dengan Amalia Cosmetics ini, kamu bisa beli produknya di www.amaliacosmetics.com, @bukalapak, @qoo10.indonesia, dan @gogobliindonesia! Dan jangan lupa ikutan berkreasi dengan ombre lips dengan Amalia Cosmetics ini. Informasi lengkapnya kamu bisa cek di Instagram @AmaliaHalalBeauty yaa... Good luck! ;)

Wassalamu'alaikum

Sunday, 17 December 2017

Aksi Bela Palestina 17.12.17

Assalamu'alaikum

Tidak ada satu pun agama yang membenarkan apa yang sedang dilakukan Israel saat ini. Anak-anak yang tak berdosa, orang tua-orang tua, wanita-wanita ikut menjadi korban. Bagaimana pun juga ini adalah perbuatan terkutuk, wajib untuk muslim yang beriman kepada Allah untuk menyatakan bahwa ini adalah bathil.

Yang punya kekuasaan, pakailah kekuasanaan yang dipinjamkan Allah untuk membela kemerdekaan Palestina. Yang punya kelebihan harta, tolonglah untuk hamba-hamba Allah yang ada di sana.

Saudaraku yang datang pada hari Minggu yang lalu, dalam keadaaan bersusah payah, hari libur, tapi kau manfaatkan untuk menolong saudaramu. Ini adalah bukti cinta kita kepada saudara-saudara kita yang sedang berada di sana.

Mungkin ada sebagian orang yang bertanya: Mengapa mereka tidak tinggalkan saja Palestina? Karena ada janji yang tidak mungkin diingkari.
Mereka ingin mati sebagai syahid.
Mereka tidak akan merasakan sakitnya sakaratul maut.
Mereka tidak akan merasakan azab kubur.
Mereka tidak akan dihisab masuk ke dalam surga Allah.
Bukankah itu cita-cita tertinggi dari kaum muslimin?

Kita tidak pernah kasihan terhadap apa yang mereka lakukan. Yang perlu dikasihani adalah diri kita. Kita yang kasihan melihat diri kita yang tidak pernah ada rasa peduli terhadap mereka.

Siapa yang tak peduli dengan keadaan saudaranya sesama muslim, tak layak ia berkata: 'wa ana minal muslimini". Tatk layak ia berkata: "hanifan musliman". Maka saat ini kita tunjukkan kepedulian kita kepada saudara-saudara kita. Apapun yang bisa diberikan kepada mereka, kita berikan.








Wa'alaikumsalam

Friday, 27 October 2017

Pentingnya Menjaga Kebersihan Ms V dengan Resik V Godokan Sirih

Assalamu'alaikum

Oke, liburan ke Aceh kemarin sudah selesai. Saatnya kembali ke Jakarta dan saya excited sekali karena mau mendatangi suatu event. Sengaja pilih flight paling pagi dari Aceh biar tidak datang terlambat ke event ini.

Sampai Jakarta sebenernya masih termasuk pagi, yaitu sekitar jam 10. Tapi mengingat akan ada kerepotan setelah landing itu yang kadang kita lupa. Belum nunggu bagasi, nunggu janjian sama driver taxi online, dan lain-lain. Akhirnya dengan masih bawa koper dan ransel, aku dengan diantar suamiku yang setia menemani, langsung menuju Harlequin Kemang untuk hadir di event yang digagas oleh teman-teman dari Indonesian Hijab Blogger (IHB).



#ArisanResik
Datang ke event kali ini adalah undangan dari teman-teman IHB. Arisan ini bukan sekedar arisan biasa, tapi arisan yang juga akan membahas mengenai kesehatan area kewanitaan. Para pengisi yang hadir pun bukan sembarangan. Ada dr. Rino Bonti, SpOG dari RSIA Hermina Jatinegara, Nadiah Fatimah, sahabat satu pengajian saya yang juga merupakan motivator di Yayasan Lupus Indonesia, dan juga Mba Yuna Eka Kristina yang merupakan Senior PR Manager dari PT Kino Indonesia Tbk.


Berbicara mengenai kesehatan area kewanitaan memang sedikit tabu buat masyarakat Indonesia. Maka tak heran kalau ilmu mengenai pentingnya menjaga area kewanitaan di Indonesia juga minim. Oleh karena itu, saya yang sebagai fakir ilmu, diundang untuk hadir ke acara ini juga tidak akan menolak. Semuanya demi kesehatan area kewanitaan kita.


Tentang Keputihan
Pernah ngga sih kamu mengalami keputihan? Pengalaman saya yang pernah mengalaminya juga, biasanya saya malu untuk bertanya ke siapa-siapa. Ya masa saya harus datang ke obgyn hanya untuk menanyakan hal yang kelihatan sepele seperti ini? 

Keputihan terbagi ke dalam dua jenis, yang disebabkan oleh Fisiologis dan Patologis. Keputihan Fisiologis normal terjadi sesaat dan saat masa subur, dan juga keputihan ini terjadi saat wanita mau datang bulan. Cairan yang keluar berwarna bening, tidka berbau, tidak berlebihan, dan tidak menimbulkan keluhan gatal. Sedangkan keputihan Patologis adalah tanda adanya penyakit. Nah, mulai ngeri kan kalau ngga tau ilmunya? Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi dan non infeksi. Keputihan ini disertai gatal, bau tidak sedap, dan vagina kemerahan bahkan terasa panas dan nyeri. Harus diwaspadai karena ini adalah tanda infeksi pada vagina.

Untuk penyebabnya sendiri ada yang diakibatkan oleh jamur atau bakteri dari pemakaian celana dalam, WC umum, maupun bersuci yang tidak bersih ketika buang air kecil. Mengakibatkan jamur dan bakteri bisa tumbuh di area kewanitaan kita. Untuk pencegahannya orang jaman dahulu menggunakan rebusan air dari daun sirih lho. Karena daun sirih punya manfaat antiseptik dan juga antibakteri.

Resik V Godokan Sirih
Di jaman yang sudah canggih seperti sekarang ini, kita tidak perlu repot-repot untuk merebus daun sirih lagi. Mba Yuna dari PT Kino Indonesia Tbk menjelaskan tentang produk Resik V yang ternyata punya manfaat antiseptik alami yang berguna untuk memelihara area kewanitaan dan mencegah keputih. Dan senangnya lagi, produk ini sudah bersetifikasi halal dari MUI. Jadi kita para muslimah bisa lebih tenang lagi menggunakannya.

Karena selesai event ini kita diberi hampers yang berisi produk Resik V, sampai rumah saya langsung coba dan rutin menggunakannya. Cara pakainya juga mudah. Tinggal tuang secukupnya ke telapak tangan lalu usap ke Ms V kemudian bilas dengan air bersih.

Baunya sendiri benar-benar seperti daun sirih, bukan seperti obat-obat kebanyakan. Untuk harganya sendiri, untuk di pasaran dijual sekitar Rp 20.000/botol. Cukup terjangkau kan?


My Outfit
Setiap event, terkadang memang ada dresscode yang 'disunahkan' untuk mengikutinya guna keharmonisan acara tersebut. Dan kali ini dresscode yang dipilih adalah warna hijau. Karena warna hijau itu sendiri terdiri dari warna yang macam-macam, akhirnya saya pilihh outfit yang memang sedang saya mau pakai saja saat itu. Dan akhirnya, pilihan saya jatuh kepada Kenisha Dress dan Wina Limited Scarf berbahan crepe.

Semua dari KIVITZ. Bisa dibilang outfit seperti ini adalah outfit andalan saya, yaitu memadukan dress dengan hijab segiempat. Dress dengan detail ruffle-ruffle dibagian sikunya membuat statement dan tampilan yang tidak biasa pada dress ini. Potongannya yang loose juga tetap aman menjaga agar lekuk tubuhmu tersamarkan. Tinggal tambahkan hijab bermotif untuk menyeimbangkan dress yang sudah polos. Plus pointy shoes warna nude 5 cm, untuk tampilan yang lebih elegant.


Alhamdulillah bisa datang ke event yang buat saya ini ilmu baru dan sangat bermanfaat. Plus dapat hampers yang langsung saya gunakan untuk di rumah. Happy!



Terima kasih Resik V dan IHB yang sudah undang saya ke acara ini! Semoga teman-teman yang membaca bisa ambil manfaatnya yaa :)

Wassalamu'alaikum

Friday, 1 September 2017

Istri yang Butuh Me Time

Assalamu'alaikum

Akhir bulan Agustus yang lalu, saya pergi ke Malaysia dengan dua orang teman, Suci Utami dan Nalia Rifika alias Apika. Ini perdana saya pergi keluar rumah, menginap, keluar negeri, sama teman-teman, bukan sama suami. Apa rasanya? Happy-lah pastinya. Melakukan kegiatan yang belum pernah dilakuin sebelumnya.


Sebenarnya saya juga mendadak merencanakan perjalanan ini. Awalnya Suci dan Apika yang terlebih dulu janjian untuk ke Kuala Lumpur berdua. Tapi mendengar kabar mereka mau pergi ke Kuala Lumpur tanpa suami-suami kok seru ya. Akhirnya saya memberanikan diri untuk meminta izin, dan Alhamdulillah dibolehin. Ishhh, berasa jadi gadis mau jalan-jalan sama teman-temannya.

Perjalanan ini cukup singkat, hanya menginap satu malam saja. Tapi buat kami, itu pun sudah cukup untuk bisa keluar dari rutinitas kami sehari-hari.

Jum'at, 25 Agustus 2017
Perjalanan ini dimulai dari dini hari, bahkan dari sebelum Subuh. Kami berangkat dengan memakai maskapai Air Asia, Rp 1.500.000 untuk biaya pulang perginya. Saya memilih maskapai ini karena Suci dan Apika sudah booking terlebih dahulu, jadi saya ikut-ikut saja. Untuk berangkat, no bagasi dan dengan makan. Untuk pulang, dengan bagasi dan tanpa makan. Jadwal keberangkatan pukul 05.30. Dari malam kita bertiga sudah tidak sabar untuk liburan bareng. Jam 23.00 masih saja chattingan. Jam 03.00 pagi saya sudah bangun dan 03.30 sudah berangkat ke bandara dengan diantar suami tercinta.



Alhamdulillah, tidak ada adegan aneh-aneh selama perjalanan ke Kuala Lumpur ini. Semua berjalan dengan smooth. Cuma harus antri agak panjang ketika sampai di imigrasi Malaysia. Berasa mau umroh antriannya :D

Setelah urusan imigrasi selesai, kami langsung memesan taksi untuk selanjutnya menuju hotel tempat kami menginap. Untuk urusan pesan memesan taksi, saya serahin ke Suci. Jujur saja, saya tidak tahu proses order taksi dari bandara ke tempat tujuan karena selama saya ke Kuala Lumpur selalu dijemput kakak ipar atau teman dekat saya. Dapat ilmu baru deh jadinya.

Kami menginap di Wolo Hotel, yang terletak di pertigaan Jalan Bukit Bintang. Kami memang memilih hotel yang lokasinya strategis, dekat dengan mall-mall yang memang jadi incaran kami semenjak dari Jakarta. Tujuan jalan-jalan ini memang lebih kepada window shopping ke mall-mall kece di Kuala Lumpur. Setelah urusan titip koper di hotel selesai, kami langsung ke lokasi pertama, Pavilion. Oia, yang serunya lagi, Apika buka jastip untu make up dan skincare. Karena harga-harga di Kuala Lumpur memang lebih murah dibanding di Jakarta. Jadi di Pavilion ini kami ke beberapa toko kosmetik dan drugstore untuk melihat-lihat harga yang mau dibuat jastip tersebut. Haha... Sepanjang perjalanan Apika sibuk banget foto-fotoin harganya, umumin harga jastip di instagramnya dan menunggu orderan. Sementara saya dan Suci kayaknya lebih ke menemani keliling-keliling saja.



Waktunya makan siang, pilihan kami jatuh ke Nando's. Favorit kita semua ketika di Kuala Lumpur. Dan ada info baru lagi nih. Restoran yang tadinya berada di ground floornya Pavilion Mall sudah pindah ke jalan penyambung Farenheit dan Pavilion. Sudah kelaparan dan pas tahu Nando'snya udah ngga ada di situ tuh jadi hampir hilang arah. Halah... Tapi berkat nanya-nanya petugas di sana, akhirnya kita berhasil menemui lokasi baru Nando's di Pavilion ini.



Lagi-lagi, saya kurang paham urusan detail makanan. Jadi saya pilih aja mirip menu Suci tapi pakai kentang goreng. Dan seketika suasana jadi sunyi senyap ketika makanan datang karena kami sudah kayak orang kelaparan. Haha...

Selesai makan, kami balik ke hotel untuk masuk ke kamar hotel. Karena tadi pagi kami belum boleh masuk karena memang belum jamnya check in, jadi hanya titip koper saja. Sesampainya di hotel, kami pun mandi-mandi untuk selanjutnya ke mall berikutnya, yaitu KLCC, untuk anterin Apika ke toko-toko (lagi) dan foto-foto sekitaran twin tower. Dan kali ini kita semua lagi pakai #kivitzlimitedscarf dari KIVITZ.


Malamnya kami diajak Suci bernostalgia ke daerah Sunway, tempat Suci dan suaminya dulu sempat tinggal. Kali ini kita pilih naik MRT. Seru juga keliling-keliling pakai ini. Sambil nyobain transportasi massal yang juga akan dibuat di Jakarta. Untuk makan malam kita pilih Sushi Zanmai yang katanya rasanya lebih enak dari Sushi Tei. Lagi-lagi, lidah ini memang ngga peka sama makanan. Jadi menurut saya rasanya sama saja. Haha, dasar ngga doyan makan, begini nih!

Pulang-pulang sudah tengah malam, dan badan ibu-ibu ini tidak seperti dulu. Mulai pegel-pegel. Yah, langsung berasa tua hahaha.... Tapi sebelum pulang dari mall, kita beli samyang untuk challenge di hotel. Mau tau siapa pemenangnya? Yah, saya dong. (Hahaha... Ceritanya bangga) Ketika setiap makanan saya jarang banget abis, giliran makan samyang, abis duluan dan ngga kepedesan. Tepuk tangan buat sayaaa....

Sabtu, 26 Agustus 2017
Hari berikutnya, kita ngga banyak foto-foto. Karena dari mulai bangun saja sudah telat, belum beres-beres untuk check out, belum pula beli jastipnya Apika. Hahaha. Jadilah hari terkakhir kita lebih banyak jalan keliling, paling cuma instastory doang yang ngga pernah ketinggalan.

Pentingnya Me Time untuk Istri dan Ibu

Ayooo, adakah di sini yang lagi perlu me time? Menurut saya, me time itu sangat penting. Mengabaikan kebutuhan ini hanya akan menjadi bom waktu. Tidak ada salahnya kita sebagai wanita, baik menjadi istri, ibu, karyawan, memanjakan diri atau menikmati kesendirian, terbebas dari rutinitas sehari-hari mengurus suami atau anak-anak. Kalau hal ini diabaikan bisa menyebabkan stres, uring-uringan, atau pun memasang muka cemberut kepada suami. Dan paling fatal adalah mengalami depresi.

Dibanding ibu yang bekerja, yang masih keluar rumah dan bertemu teman-temannya, jalan-jalan, dan melakukan pekerjaan yang disenangi, ibu penuh waktu atau full-time mom atau stay-at-home mom, lebih membutuhkan me time. Mereka bisa dikatakan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, menghadapi anak-anak, lengkap dengan segala problematikanya.

Butuh me time bukan berarti mengesampingkan kodrat kita sebagai seorang istri atau ibu. Ini hanya sebentuk penyeimbang agar si istri atau ibu juga terpenuhi kebutuhannya. Kebutuhan untuk beristirahat dan menyegarkan diri agar kembali bersemangat menjalani rutinitas. Orang kantoran saja butuh waktu libur, kenapa istri atau ibu rumah tangga tidak?

Istri dan ibu yang sehat secara psikologis, tidak stres, bahagia, tentu akan membuat seluruh keluarga ikut berbahagia. Hubungan suami dan istri, atau hubungan antara ibu dan anak juga akan bahagia. So, jangan takut untuk meminta me time ke suami kita. Dan me time tidak harus ke luar negeri. Bisa dengan ke salon, atau belanja ke mall seorang diri. Suami yang baik pasti paham hal ini.




Sampai ketemu di me time selanjutnya Suci dan Apika :*

Wassalamu'alaikum

Saturday, 19 August 2017

Enjoy Jakarta!

Assalamu'alaikum

Hari ini saya lagi 'random' sekali pikirannya. Dan saya mau sharing tentang tinggal dan menjalani hidup di Ibukota Negara Republik Indonesia. Anw, Dirgahayu Republik Indonesia ke-72!

Menjalani hidup di Jakarta, buat saya susah susah gampang. Jakarta yang bisa dibilang menjadi pusat kehidupan di Indonesia, menjadi daya tarik setiap orang untuk bisa tinggal dan mencari pekerjaan di sini. Beruntungnya, orang tua saya sudah lama hijrah ke Jakarta. Hal ini semakin mempermudah saya dalam mengembangkan segala potensi yang saya miliki.

Sebelum akhirnya saya memutuskan untuk berbisnis setelah lulus dari Administrasi Niaga FISIP UI 2010 yang lalu, saya pernah mengalami namanya bermacet-macetan di Ibukota Jakarta tercinta ini.

Waktu itu saya sedang menyelesaikan program magang di salah satu bank syariah di daerah Sudirman. Jadi mau tidak saya harus bolak balik Depok - Sudirman setiap hari. Hal ini makin meyakinkan saya kalau profesi saya nanti tidak berada dalam rutinitas ke kantor, apalagi yang lokasinya nan jauh di sana. Oh No... Bisa dibayangkan? Saya harus berangkat pukul 05.30 dan sampai rumah 19.30 setiap harinya. Padahal waktu itu masih tahun 2009, tapi macetnya Jakarta sudah bikin pusing. Apalagi saat ini, ya kan? Saya merasa waktu saya habis di jalan dan saya tidak bisa mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Kurang lebih bisa menghabiskan waktu 3 jam untuk sekali perjalanan. Hufffttt...

Tapi sekarang kondisinya jauh berbeda dan saya sangat mengsyukuri pekerjaan saya sekarang ini, sebagai fashion designer dan business owner dari salah satu brand busana muslim. Buat saya, kita bebas memilih profesi kita, kita bebas menentukan masa depan kita, tanpa terpaku kalau mau jadi orang sukses harus jadi pekerja di Sudirman.. Haha... Itu mind set saya dan teman-teman kuliah saya pada jamannya. Mungkin bisa dibilang kita harus bisa menjadi Hidup Tanpa Batas. Tidak ada halangan yang berarti untuk mengembangkan potensi yang kita milki untuk bisa bermanfaat buat orang banyak. Itulah salah satu alasan mengapa saya memutuskan untuk menjadi business owner saja.



Akhir-akhir ini, saya sangat tertolong sekali dengan adanya aplikasi GO-JEK. Sejak tahun 2015 saya menjadi user dan menjadi pelanggan setia aplikasi ini. Selalu ada yang baru dan semuanya itu sangat terasa sekali manfaatnya buat saya, di tengah padatnya mobilitas saya sehari-hari. Kayanya tiada hari tanpa buka aplikasi GO-JEK. Kamu gitu juga ga sih?


Di sini saya mau sharing mengenai servis apa yang biasa saya pakai di aplikasi GO-JEK ini. Servis yang sering saya pakai adalah:
  1. GO-RIDE. Kalau cuma ke kantor KIVITZ saja sih saya biasanya pakai ini karena jaraknya yang hanya sekitar 4 km dari rumah tinggal saya. Itu pun kalau suami saya lagi ada urusan lain, jadi saya harus ke kantor sendiri.
  2. GO-CAR. Kalau sudah harus pergi-pergi jauh ke Jakarta untuk meeting atau cuma sekedar hang out dengan teman di mall, saya pasti langsung order GO-CAR. Bahkan sampai sekarang saya belum merekrut driver pribadi. Karena buat saya, toh sudah ada GO-CAR yang sangat helpful, jadi buat apa hire tenaga baru lagi.
  3. GO-FOOD. Siapa sih yang ngga suka jajan? Kayaknya hampir setiap minggu saya order makanan via GO-FOOD karena kita tidka perlu antri. Tinggal menunggu di rumah dan orderan kita sampai.
  4. GO-SEND. Biasanya saya pakai ini untuk kirim dokumen penting yang harus sampai hari itu juga, kirim barang ke butik saya yang ada di Bintaro, sampai kirim barang yang suka ketinggalan di rumah.
  5. GO-MART. Karena rumah saya berada di dalam townhouse dan kalau mau belanja dengan jalan kaki agak jauh, jadi mengandalkan GO-MART untuk belanja-belanja kebutuhan rumah tangga atau jajan minuman segar di minimart.
  6. GO-BOX. Lumayan sering juga saya pakai GO-BOX ini. Misalnya untuk keperluan pameran atau bazar KIVITZ. Bahkan pernah sekali pakai GO-BOX untuk membawa barang belanjaan dari IKEA.
  7. GO-CLEAN. Untuk GO-CLEAN saya juga pernah tulis pengalaman saya menggunakan jasa membersihkan rumah ini di sini. Kadang kalu lagi capai dan tidak sempat bersih-bersih rumah, saya tinggal order GO-CLEAN saja.
  8. GO-GLAM. Jasa kecantikan ini pun juga pernah. Saya pakai beberapa kali dan sempat juga menuliskan pengalaman saya memakai jasa GO-GLAM untuk creambath, manicure, dan padicure. Klik link ini untuk artikel lengkapnya.

Habis dijabarkan seperti ini, ternyata banyak juga ya hidup saya bergantung di aplikasi GO-JEK ini. Hihihi... Lebih dari setengah service yang GO-JEK tawarkan saya pakai semua untuk membantu aktivitas saya sehari-hari. Kamu gitu juga ngga sih?? Yuk, boleh banget ceritakan apa yang kamu rasain setelah datangnya aplikasi ini di tengah-tengah kita :)

Alhamdulillah, kalau saya, setelah pakai aplikasi GO-JEK, waktu yang tadinya digunakan untuk mengerjakan banyak pekerjaan, sekarang bisa dimanfaatkan untuk melakukan hal yang lebih urgent lainnya, dan bisa fokus pada hal pengembangan bisnis busana muslim saya, KIVITZ. Dengan GO-JEK saya bisa melakukan banyak hal sekaligus tanpa harus beranjak dari tempatnya. Nikmati Hidup Tanpa Batas, dengan satu aplikasi untuk berbagai macam kebutuhan. Thank you, GO-JEK Indonesia! Inovasi yang luar biasa dari anak negeri :)

Terima kasih juga buat teman-teman yang sudah baca blog saya. Semoga bisa diambil manfaatnya. See you on my next posting!

Wassalamu'alaikum

Thursday, 17 August 2017

Fitri Aulia's Fashion Tips | Hijab Tutorial 1

Assalamu'alaikum

Finally, saya ada waktu untuk bikin hijab tutorial yang biasa ditanyakan setiap saya upload foto di instagram. Kayak diteror rasanya setiap upload foto yang ditanya malah tutorial hijabnya. Hahaha... Tapi tenang! Ini merupakan tutorial yang biasa saya pakai sehari-hari, sangat simple, ngga perlu waktu lama, dan tetap syar'i dan juga stylish.

Next video, saya akan bikin tutorial dengan gaya yang berbeda pastinya. Boleh banget kalau kamu punya request gaya hijab yang ada di foto Instagram saya yang mana, boleh banget komen di foto tersebut.

Cara pakai hijab di video kali ini memang tergolong biasa banget. Ya, biasa banget. Kayak anak-anak madrasah jaman bahela. Tapi entah kenapa masih aja ada yang tanya. Jadi sebaiknya jangan berekspetasi terlalu tinggi untuk video tutorial ini. Tapi kamu harus tonton sih karena di video ini saya kasih tau tips and triknya agar hijab kita tetap rapi, ngga pletat pletot (apa sih :D), dan tetap syar'i walau mengenakan hijab segiempat ukuran 110 x 110 cm. So, langsung aja buat yang penasaran dan yang suka teror saya di Instagram, ini dia video:


in frame: #kivitzlimitedscarf by KIVITZ

Kalau mau lihat motif hijab yang lain, silahkan mampir ke webstore KIVITZ di sini (tinggal klik saja ya :))

Wassalamu'alaikum